Dengan menyatakan bahwa Suara Roh Kudus adalah suara setan maka kamu melakukan dosa penghujatan yang besar

Dengan menyatakan bahwa Suara Roh Kudus adalah suara setan maka kamu melakukan dosa penghujatan yang besar

Rabu, 8 Agustus 2012, jam 23.20

PuteriKu yang terkasih, jika orang-orang bertanya apa yang Kumaksudkan dengan Sabda Allah, biarlah Aku menjelaskannya.

Sabda Allah seperti yang tertulis didalam Kitab Injil, Perjanjian Lama maupun Baru, dan Sabda Allah yang merupakan Kebenaran, sedang diberikan kepada dunia didalam pesan-pesan ini melalui Karunia Roh Kudus.

Pesan-pesan ini sedang diberikan oleh Tritunggal Terberkati dan merupakan satu-satunya yang semacam ini yang pernah disampaikan kepada umat manusia melalui seorang nabi.

Alasan bahwa ini merupakan misi terakhir, yang merupakan bentuk terakhir dari komunikasi dan campur tangan Ilahiah dihadirkan kepada dunia adalah karena KedatanganKu Yang Kedua.

Janganlah kamu menghalangi kuasa Roh Kudus karena hal itu merupakan dosa yang sangat berat.

Didalam pesan-pesan ini Suara Roh Kudus sedang dicurahkan keluar untuk menyelamatkan umat manusia dari kutukan kekal.

Kamu bisa menyangkal Aku, Yesusmu, atau pesan-pesan ilahiah yang diberikan kepadamu melalui IbuKu Yang Terkasih, dan kamu bisa diampuni.

Karena kamu semua memiliki hak untuk mengenali Pesan-pesan Kudus ini, karena kamu memiliki karunia kehendak bebas.

Namun jika kamu menolak Roh Kudus, dan secara terbuka menghujatNya, maka ini adalah sebuah dosa yang kekal dan hanya melalui sebuah keajaiban saja, yang diberikan oleh Allah Bapa, yang bisa menyelamatkan jiwamu.

Kamu harus diam jika kamu meragukan pesan ilahi tertentu kepada dunia dan berdoalah bagi penglihatnya. Berdoalah dan ikutilah imanmu dan teruslah di jalanmu dengan tetap menghormati Allah. Penting sekali agar kamu bertindak seperti ini.

Namun dengan menyatakan bahwa Suara Roh Kudus adalah suara setan maka kamu melakukan dosa penghujatan yang besar dan hal ini merupakan dosa yang tak bisa diampuni.

Kamu harus memohon pengampunan dari Allah sekarang, karena jika kamu terus dengan sengaja menghalangi Suara Roh Kudus, Suara dari Tritunggal Terberkati, dan mengatakan hal itu sebagai sebuah roh jahat, maka kamu tidak akan dan tidak bisa diampuni, karena ini adalah sebuah dosa berat.

Banyak umat Kristiani yang cerdik pandai mengabaikan pesan-pesan ini. Mereka mengatakan bahwa pesan-pesan ini tidak sejalan dengan Kitab Suci.

Jika mereka mengatakan hal ini maka mereka tidak mengerti Kebenaran yang terkandung didalam Kitab Injil.

Mereka menyerang pesan-pesan ini berdasarkan kepada ocehan orang lain yang mengaku mengenal Kebenaran atau mereka mengatakannya sebagai tidak benar berdasarkan kepada pemahaman mereka yang keliru atas Kebenaran.

Yang lebih buruk lagi, mereka memutar-balikkan kebenaran dan membandingkan pesan-pesan ini dengan pemahaman yang baru dan menggelikan atas Kitab Injil.

Dengarkanlah Aku sekarang, Yesusmu, Aku berkata ini kepadamu.

Imam-imam agung di zaman Aku berada di dunia dulu berusaha memutar-balikkan Kebenaran dari Hukum-hukum Allah untuk membenarkan penolakan mereka terhadap Aku.

Mereka menggunakan kebohongan untuk menghentikan orang-orang mendengarkan SuaraKu.

Mereka mengatakan Aku ini pembohong, seorang nabi palsu dan menuduh Aku bidaah.

Aku menghujat Hukum-hukum Gereja, demikian kata mereka, dan melanggar kesucian hari Sabbath dengan melakukan Perjamuan Makan Paskah pada hari yang lain dari hari yang mereka anggap benar.

Mereka bukan saja tidak memahami Aku, tetapi secara melanggar hukum mereka menolak Aku karena mereka itu tidak siap menyambut Mesias Yang Sejati saat itu.

Mereka tidak siap.

Mereka tidak pernah berpikir bahwa mereka akan menyaksikan kedatangan Mesias Yang Sejati didalam kehidupan mereka.

Mereka begitu kuat terkungkung didalam berbagai upacara, berbagai aturan hirarki, yang saat itu sangat meninggikan para pemimpin mereka dan menempatkan mereka pada panggung sebagai raja-raja yang sesungguhnya dari gereja mereka, hingga tak ada tempat bagiKu, sebagai Penebus umat manusia, didalam hati mereka.

Hal yang sama juga akan terjadi saat ini ketika Aku mempersiapkan dunia bagi KedatanganKu Yang Kedua.

Orang-orang Parisi tak bisa mengerti pentingnya sikap kerendahan hati.

Mereka tak bisa menerima kenyataan bahwa Allah akan bekerja sedemikian rupa hingga Dia tidak meninggikan para pemimpin agama mereka yang berkuasa dan berpengalaman, didalam GerejaNya, untuk mengungkapkan rencana-rencanaNya, atau memperingatkan anak-anakNya.

Allah memilih hati yang bodoh, sederhana, serta yang mau bermurah hati, untuk menyampaikan peringatan-peringatanNya kepada umat manusia.

Dia mengangkat yang lemah dan meninggikannya, melalui penderitaan, agar menjadi murni hatinya sehingga Dia bisa mengatur bagaimana berbicara dengan mereka. Dengan demikian maka kesombongan manusia, dari pihak nabi itu, tak akan turut campur didalam Kebenaran ini.

Mereka menolak Yohanes Pembaptis dan membunuhnya. Mereka membunuh para nabi zaman dulu. Mereka menganiaya jiwa-jiwa pilihan, melalui siapa Allah berbicara.

Di dunianu saat ini apakah kamu mengira keadaannya berbeda?

Para pengikutKu yang setia, dan mereka yang mengaku ahli didalam ajaran-ajaran Kristiani atau gereja-gereja lain yang percaya kepada BapaKu Yang Kekal, akankah kamu mau menerima Sabda Allah saat ini?

Tidak. Kamu akan melakukan hal yang sama terhadap para nabi, para nabi yang benar, seperti yang pernah dilakukan terhadap mereka sejak awal mula. Kamu akan memfitnah mereka demi Nama BapaKu.

Tetapi ingatlah hal ini. Ketika akhirnya Kebenaran itu dinyatakan kepadamu, maka tak akan ada titik balik jika kamu didapati dalam keadaan bersalah dengan melakukan salah satu dosa berat. Yaitu jika kamu menghujat Roh Kudus.

Seandainya kamu menghujat Aku, Yesus Kristus, kamu akan diampuni.

Jika kamu menyangkal karunia nubuatan, kamu juga akan diampuni.

Namun jika kamu menghalangi rencana keselamatan terakhir ini dengan mencemooh secara terbuka dan mengumpulkan umat beriman dari GerejaKu yang selalu mewartakan Suara Roh Kudus, dengan menuduhnya sebagai palsu dan berasal dari setan, maka kamu akan menderita kutukan kekal.

Yesusmu

 

Dodaj komentarz

Twój adres email nie zostanie opublikowany. Pola, których wypełnienie jest wymagane, są oznaczone symbolem *