Kaum atheis dan para ahli akan mengatakan bahwa Peringatan itu hanyalah ilusi

Kaum atheis dan para ahli akan mengatakan bahwa Peringatan itu hanyalah ilusi

Minggu, 3 Juli 2011

PuteriKu yang terkasih, kamu harus terus bergerak maju, memandang ke depan dan mengikuti perintah-perintahKu. Janganlah kamu menyimpang jika kamu digodai oleh setan dalam setiap saat dari kehidupanmu. Pusatkanlah perhatianmu kepadaKu saja. Hendaknya kamu menyadari bahwa waktu yang kau habiskan bersamaKu, terutama didalam adorasi sangatlah penting agar kamu tetap bersemangat didalam tugas ini. Lamanya waktu yang kau habiskan didalam doa juga penting karena semakin lama kamu berkomunikasi denganKu semakin banyak rahmat yang kau terima. Jika kamu tidak bisa meluangankan waktumu untuk tinggal bersama Aku maka hal itu seolah dirimu terbuka terhadap serangan dari setan. [131.1]

SabdaKu, puteriKu, diabaikan oleh banyak orang yang sengaja tidak mau mendengar. Ada banyak sekali alasannya. Banyak dari anak-anakKu saat ini yang menutup mata terhadap kenyataan dari unsur spirituil diri mereka. Mereka memeluk dunia dengan segala yang ditawarkannya sebagai pengganti roti kehidupan. Banyak juga yang bersikap hati-hati terhadap adanya nabi-nabi palsu, karena sekarang adalah zaman dimana banyak sekali nabi-nabi palsu bermunculan dimana-mana. Ini adalah kebingungan yang disulut oleh setan agar para utusanKu yang benar tidak diketahui. Karena kerendahan hati yang harus dilakukan oleh para visiuner pilihanKu maka mereka tidak mau meninggikan dirinya di mata dunia karena hal itu bukanlah sifat mereka. Para visiuner palsu akan memunculkan dirinya agar menjadi pusat perhatian. Namun titik pusat perhatian mereka adalah pada dirinya sendiri. Pesan-pesan mereka mungkin nampaknya benar, dengan bahasa yang indah dengan mengambil berbagai kutipan dari Kitab Suci, namun ada dua unsur penting dari pesan-pesan mereka yang menunjukkan kesalahannya. Yang pertama adalah bahwa dirinya menjadi pusat dari pesan-pesan itu dan dia akan menikmati perhatian dari orang banyak terhadap dirinya. Dan akhirnya pesan-pesan itu sendiri. Pesan-pesan mereka membingungkan, sulit dibaca dan dimengerti, dan tidak memberi kesan mendalam bagi jiwa pembacanya. Yang menyedihkan, puteriKu, Gereja cenderung mengabaikan para penglihat yang otentik karena mereka nanti harus memperlihatkan tanggung jawab atas masalah ini. [131.2]

Karena itu lebih mudah bagi GerejaKu untuk menerima pesan-pesan yang berisi kutipan-kutipan dari Kitab Suci dan menyatakan hal ini sebagai pesan yang otentik. Tidaklah mudah bagi mereka untuk menerima kesederhanaan dari ajaran-ajaranKu terutama ketika saat ini dimana banyak dari kebenaran itu bersembunyi dibalik rasa toleransi. Juga tidaklah mudah diterima jika ada yang mengingatkan tentang saat-saat Akhir Zaman ketika rasa takut dan sikap bodoh dari para hamba kudusKu tidak mau menerima pialaKu serta bertindak sebagaimana mestinya. [131.3]

Sekarang adalah saat yang sangat penting didalam sejarah dunia ini. Semua tanda-tanda telah diberikan kepada para visiunerKu selama abad terakhir ini namun mereka itu diabaikan dan dikesampingkan dan orang-orang itu menguburkan kepala mereka didalam pasir. Maka saat inilah seharusnya para hamba kudusKu harus banyak berbicara mengenai pentingnya KedatanganKu kembali ke dunia. Mereka harus mempersiapkan jiwa-jiwa dengan mengingatkan jiwa-jiwa itu akan akibatnya jika mereka tidak mau menebus dirinya sendiri ketika mereka masih berada di dunia ini. Karena mereka tak akan bisa meminta pengampunan setelah kematian. Aku memanggil para hamba kudusKu sekarang. Mengapa kamu tidak mau menekankan hal ini kepada kawananmu ? Mengapa kamu tidak secara aktiv berbicara tentang akibat yang akan dialami oleh anak-anakKu selama pemurnian besar itu ? Tidakkah kamu tahu bahwa banyak dari anak-anakKu yang akan kehilangan jiwa mereka kepada antikris yang telah berada disini, di dunia ini, dan siap untuk muncul karena dia telah menunggu di sayap-sayap ? Anak-anakKu harus mengerti bahwa Peringatan itu yang merupakan tindakan Kerahiman yang besar hanyalah tahap awal dari saat yang sangat sulit dan menantang bagi semua anak-anakKu. Karena setelah itu, para pendosa yang keras kepala dan para pengikut setan akan menyangkal keberadaanKu. [131.4]

Kaum atheis akan mengatakan bahwa hal itu merupakan ilusi global. Para ahli akan mencari alasan yang logis, tetapi tak ada yang benar. Sementara itu para pengikutKu akan terpecah menjadi dua kubu. Jutaan orang akan bertobat namun mereka juga merasa bingung oleh kebohongan yang disebarkan oleh kelompok setan, organisasi Dunia Tunggal yang mematikan yang tujuan utamanya adalah menghancurkan orang-orang kecil demi keuntungan finansial mereka. [131.5]

Anak-anak, jika tidak ada cukup banyak orang berada di jalan yang benar, maka tidak mungkinlah untuk membatalkan akibat dari Pemurnian itu. Karena dari pertolongan doa orang-orang yang benar itulah Allah Bapa akan bergerak untuk menghentikan para pendosa agar tidak menghancurkan ciptaanNya dan anak-anakNya. Dia akan melepaskan gempa bumi dengan skala yang belum penah terjadi sebelumnya, letusan gunung berapi di tempat-tempat yang tidak mungkin dan bumi ini akan diombang-ambingkan seperti kapal ditengah ombak tanpa memiliki jangkar yang menahannya. [131.6]

Anak-anak, biarkanlah Peringatan itu menyelamatkan kamu semua. Terimalah bahwa keajaiban itu akan menolong jutaan orang, yang jika tidak begitu, mereka akan musnah. Namun bagi mereka yang tidak mau merubah hidupnya, berarti mereka memilih rumah setan. Tanpa doa tak ada harapan bagi mereka karena mereka akan kehilangan kunci-kunci menuju Surga yang baru diatas bumi. Sebaliknya, mereka akan terbakar didalam api neraka. Jika mereka tahu kemana jalan setan ini akan menuntun mereka, apakah kamu mengira bahwa mereka bisa merubah jalan hidup mereka ? Anak-anak, tolonglah mereka dengan mengatakan kebenaran ini kepada mereka. Berdoalah untuk menyelamatkan jiwa-jiwa mereka meski mereka tidak mau mendengar. Karena hanya itulah yang bisa kau lakukan. [131.7]

Juru Selamatmu yang mengasihi [131.8]

Hakim yang adil dan Raja Kerahiman [131.9]

Yesus Kristus [131.10]

Dodaj komentarz

Twój adres email nie zostanie opublikowany. Pola, których wypełnienie jest wymagane, są oznaczone symbolem *